(TUGAS BAHASA INDONESIA) Libur akhir minggu, Warga Ramai Nikmati Kota Tua
FULL TRANSCRIPT
[musik]
Halo pemirsa, kembali bersama saya Yuti
Riota dalam program berita hari ini.
Pemirsa, Longwood and Crub dimanfaatkan
oleh masyarakat untuk berlibur bersama
keluarga maupun kerabat. Namun
keterbatasan waktu dan biaya membuat
sebagian warga memilih destinasi wisata
yang mudah dijangkau tanpa harus keluar
kota. Salah satu kawasan yang menjadi
pilihan masyarakat adalah kota Tua
Jakarta. Kawasan bersejarah ini tetap
ramai dikunjungi wisatawan yang ingin
menghabiskan waktu libur dengan beragam
aktivitas mulai dari berwisata sejarah
hingga menikmati pertunjukan seni
jalanan. Berikut adalah liputan
selengkapnya.
Ya, jadi bersama saya Henry Manasoid.
Di belakang saya, saya sedang berada di
Kota Gua, Jakarta Utara. ee sore dini
hari ini dari pagi hari sudah ramai para
pengunjung sekalian ataupun anak-anak,
keluarga, maupun saudara ee sudah ramai
di sini merasakan rasa serunya ini
karena menurut saya cukup
unik karena kami dapat merasakan sepeda
ontel di tahun ke 2026 ini.
Ya. Jadi, kembali lagi bersama saya ee
di belakang saya hari ini seperti yang
kalian lihat ada gubernur kantor atau
yang disebut sebagai kantor gubernur
pada zaman VOC.
Gubernur Contour atau yang kita kenal
sebagai kantor gubernur yang kini lebih
dikenal sebagai Museum Sejarah Jakarta.
atau gedung Fatahilah bukan sekedar
bangunan tua yang megah. Nah, di balik
arsitektur bergaya barok klasik abad
ke-17 ini yang terletak pada perpaduan
antara modernisme fungsional dan
adaptasi iklim trortis, gedung ini
dirancang dengan gaya new bowen yang
mengutamakan garis keras dan efisiensi
ruang tanpa ornamen berlebihan.
Di belakang ini sedang berada di Museum
Wayang ya. Namun sayang sekali pada sore
hari ini Museum wayang tersebut sudah
tutup karena hari ini bertepatan dengan
tanggal merah atau yang kita sebut
sebagai Isra Mikraj ya. Terlihat
langsung di belakang saya dengan museum
yang sedang tutup yang sedang tidak
berproperasi sehingga kami tidak dapat
masuk dan menjelajah ke dalam museum
tersebut.
Nah, Museum Wayang sendiri kini telah
menjadi pusat pelestarian edukasi dan
Rekreasi budaya peayangan Indonesia.
Menjadikannya ruang ingatan identitas
bangsa, media pembelajaran nilai moral
dan sejarah, serta tempat eksplorasi
kekayaan seni dan tradisi dari berbagai
daerah, dari wayang kulit hingga wayang
golek dan banyak-banyak lainnya.
Nah, kali ini saya sedang berada di
suatu food court di kota tua ini yang
bernama Kantin Batavia. Langsung saja
kita masuk ke dalam
[musik]
ya. Jadi sebelumnya saya sudah masuk ke
kantin Batavia ini. E namun dari sekian
beberapa banyak kantin di sini saya
bingung karena terlihat sepertinya
enak-enak semua di sini. Nah, salah
satunya saya memilih dari kantin Cita
Rasa Indonesia. Di dalam kantin Batavia
ini saya mencoba memesan satu tongseng
ayam dengan nasi. Nah, berikut akan saya
tampilkan.
[musik]
Nah, hari ini saya sudah disajikan oleh
tongseng ayam. Ya, beginilah tampilannya
ya. Terlihat mengguggaah selera dan
terlihat kayak wah enak banget pokoknya.
Nah, di sini sudah tersedia nasi oleh
kerupuk dan irisan jeruk nipis dan sini
sudah tersedia di tongseng ayamnya. Ya,
mari makan ya. Jadi pemirsa sudah
terlihat sekali soto ini sangat gurih
sekali dengan gulanya yang cukup ciwi.
Perpaduan
atas rasa asem dan pedasnya ini sangat
cocok. [musik]
Tambah dengan rasa nasinya masih hangat.
Pas. [musik] Pas.
Sini saya akan mencoba rasa dagingnya.
[musik]
Rasa dagingnya dengan rasa kematangan
yang pas dan masih melekat dengan rasa
bumbu tersebut. Sehingga masih sangat
cocok sekali untuk dimakan dengan harga
Rp25.000 per porsinya. Sudah dapat nasi
dengan soto ayam eh tongseng ayam.
[musik]
Oke, Bu. Jadi, ee boleh perkenalkan diri
dulu, Bu. Nama Ibu siapa?
E aku Septi.
Oh, iya. Ibu Sefti. Jadi, e menurut Ibu
Sefti sendiri ee kalau buat liburan
keluarga di kota tua tuh gimana, Bu?
Ee seru banget ya, karena kan banyak
edukasinya juga [musik] ini. Museumnya
banyak, terus liburannya juga banyak.
Anak-anak senang banget kalau ke sini
sih.
Kalau bagian yang paling Ibu suka di
kota tua ini apa, Bu?
Ee museumnya sih museum wayang. Kalau
menurut Ibu, Ibu udah nyoba apa ini, Bu?
Ee wahana apa? Kayak misal sepeda atau
apa gitu?
Paling baru sepeda ya. Karena kita mau
nyoba kereta hantu enggak mau
anak-anaknya. Jadi sepeda sih. Seru
ya. Jadi, seperti inilah keadaan sore
hari ini, pemirsa di kota tua, Jakarta
Utara. E di belakang saya seperti yang
kalian lihat sendiri sudah ada ririntan,
hujan atau gerimis. Ya, mungkin seperti
itulah kurang lebih keseruan saya pada
hari ini di Kota 2. Saya ingin berterima
kasih kepada semuanya, para pemirsa
telah menonton dari awal hingga akhir di
channel ini. Terima kasih semuanya.
UNLOCK MORE
Sign up free to access premium features
INTERACTIVE VIEWER
Watch the video with synced subtitles, adjustable overlay, and full playback control.
AI SUMMARY
Get an instant AI-generated summary of the video content, key points, and takeaways.
TRANSLATE
Translate the transcript to 100+ languages with one click. Download in any format.
MIND MAP
Visualize the transcript as an interactive mind map. Understand structure at a glance.
CHAT WITH TRANSCRIPT
Ask questions about the video content. Get answers powered by AI directly from the transcript.
GET MORE FROM YOUR TRANSCRIPTS
Sign up for free and unlock interactive viewer, AI summaries, translations, mind maps, and more. No credit card required.