Dinamika Litosfer: Tenaga Endogen
FULL TRANSCRIPT
[Musik]
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Hai semuanya berjumpa lagi
dalam video pembelajaran
geografi pada video kali ini kita akan
belajar tentang dinamika litosfer yang
terkait dengan tenaga
endogen kita mulai dari struktur lapisan
bumi secara umum bumi dibagi menjadi
tiga lapisan utama yaitu kerak bumi
mantel bumi dan inti bumi kerak bumi
adalah lapisan bumi paling luar Lapisan
ini memiliki ketebalan berkisar antara 5
sampai 70 KM kerak bumi termasuk bagian
paling tipis bahkan hanya 1% dari
keseluruhan volume bumi kerak bumi
terbagi menjadi dua bagian yakni kerak
samudra dan kerak benua
[Musik]
mantal bumi berada di bawah kerak bumi
sampai kedalaman
2.900 KM disebut juga sebagai lapisan
astenosfer astenosfer bagian atas
merupakan lapisan yang menjadi sumber
magma bagi gunung api atau dengan kata
lain sebagai dapur magma densitas
astenosfer lebih tinggi daripada kerak
bumi yakni 3,4 gr/ cm³
kemudian inti bumi yang terbagi ke dalam
inti luar dan inti dalam inti bumi
adalah bagian bumi yang terdiri dari
magma pijar pada bagian ini suhu dan
tekanannya sangat tinggi Lapisan ini
dibedakan menjadi dua yakni inti luar
dan inti dalam inti luar adalah inti
bumi yang berada di bagian luar diduga
berwujud cair sebab Lapisan ini tidak
dapat dilalui oleh gelombang sekunder
kemudian inti dalam adalah inti bumi
yang berada di Lapisan dalam yang diduga
berwujud padat tersusun dari materi
berupa besi dan
nikel seperti yang sudah dijelaskan di
awal bahwa kerak bumi dibagi menjadi dua
yaitu kerak benua dan kerak samudra
kerak benua memiliki ketebalan rata-rata
35 sampai 40 km sedangkan di daerah
pegunungan dapat mencapai 60 sampai 70
km umur batuannya lebih tua mencapai
1.00 juta tahun kemudian beratnya lebih
ringan dengan densitas 2,6 gr/
cm³ batuan induk yang menyusun kerak
benua ini adalah batuan berwarna cerah
dengan unsur penyusun utama silisium dan
aluminium atau batuan
granit kemudian kerak samudra memiliki
ketebalan yang lebih tipis yakni antara
7 sampai 10 km umur batuannya lebih muda
bahkan kurang dari 200 juta tahun
kemudian beratnya atau massanya lebih
berat jika dibandingkan dengan kerak
benua yaitu 3 gr/
cm³ batuan induk penyusun berwarna gelap
dengan unsur penyusun utama silisium dan
magnesium atau batuan
basal berikutnya adalah proses tektonik
merupakan gerakan pada kerak bumi yang
menimbulkan lekuk lipatan retakan dan
patahan sehingga membentuk relelif pada
permukaan bumi gerak tektonik dibedakan
menjadi gerak epirogenetik dan
orogenetik gerak epirogenetik merupakan
gerak pembentuk kontinen atau benua
yaitu Gerakan naik turun lapisan kulit
bumi dalam waktu yang lambat dan
meliputi wilayah yang luas gerakan ini
dibedakan menjadi dua macam yaitu
epirogenetik positif yang Mer ak
penurunan suatu daratan sehingga
permukaan air laut seolah-olah naik
sebagai contoh adalah turunnya kepulauan
Maluku Barat Daya sampai ke Pulau Banda
contoh lain adalah lembah Sungai Hudson
di Amerika Serikat yang dapat dilihat
dengan jarak kurang lebih 1700 m dan
juga turunnya lembah Sungai kongo sampai
dengan 2000 m di bawah permukaan laut
kemudian epirogenetik negatif adalah
naiknya suatu daratan sehingga permukaan
air laut seolah-olah menjadi turun
contohnya adalah naiknya Pulau Timur dan
Pulau Buton kemudian ada juga naiknya
dataran tinggi Colorado di
Amerika kemudian ada gerak orogenetik
yaitu gerak kulit bumi yang cepat dengan
wilayah yang lebih sempit hal ini
menghasilkan lipatan dan patahan lipatan
terjadi akibat adanya tekanan horizontal
dan tekanan vertikal pada batuan yang
bersifat elastis bagian yang turun
dinamakan sinklinal dan bagian yang ter
angkat dinamakan
antiklinal lalu patahan terjadi karena
tenaga horizontal atau tenaga vertikal
pada kulit bumi terjadi pada batuan yang
tidak elastis bidang patahan yang turun
disebut dengan grabenben atau seleng dan
bagian yang naik disebut dengan
horse selanjutnya proses vulkanik
Vulkanik diartikan sebagai suatu gejala
atau akibat adanya aktivitas magma di
dalam litosfer magma adalah batuan cair
pijar bertemperatur tinggi yang terdapat
di dalam kulit bumi terdapat dua gerakan
magma yaitu intrusi dan ekstrusi
magma intrusi magma adalah proses
penerobosan magma melalui rekahan atau
celah pada lapisan batuan pembentuk
litosfer namun tidak sampai ke permukaan
bumi intursi magma bisa mengangkat
lapisan kulit bumi menjadi cembung
hingga membentuk tonjolan berupa
pegunungan secara rinci adanya intrusi
magma dapat menghasilkan berbagai macam
bentukan yaitu yang pertama ada batolit
merupakan batuan beku yang terbentuk di
dalam dapur magma kemudian ada lakolit
adalah Magma yang menyusup Di antara
lapisan batuan yang menyebabkan lapisan
batuan di atasnya terangkat sehingga
menyerupai lensa cembung sementara
bagian bawahnya tetap
rata Kemudian ada se yaitu sisipan Magma
yang bebeku di antara dua lapisan
litosfer relatif tipis melebar dan
sejajar dengan
pelapisan kemudian ada intrusi korok
Gang atau da adalah batuan hasil intrusi
magma yang memotong lapisan litosfer
dengan bentuk pipih atau
lempeng kemudian ada
apopisa Lalu ada diatrema merupakan
batuan yang mengisi pipa letusan
berbentuk silinder mulai dari dapur
magma samp sampai ke permukaan bumi
ekstrusi magma adalah proses keluarnya
magma ke permukaan bumi ekstrusi magma
inilah yang menyebabkan gunung api
terbentuk ekstrusi magma tidak hanya
terjadi di daratan tetapi juga terjadi
di lautan Oleh karena itu gunung berapi
bisa terjadi di dasar laut
eksusi identik dengan erupsi atau
letusan gunung api yang dapat dibedakan
menjadi dua yaitu erupsi usif dan erupsi
eksplosif erupsi evusif yakni erupsi
berupa lelehan lava melalui retakan atau
rekahan pada lubang suatu gunung api
atau pada permukaan litosfer kemudian
erupsi eksklusif yaitu erupsi berupa
ledakan dengan mengeluarkan bahan-bahan
padat berupa lapili bom Kerikil dan debu
vulkanik bersama-sama dengan gas dan
fluida Adapun material yang dikeluarkan
dari hasil aktivitas vulkanik dibedakan
menjadi beberapa jenis material yang
pertama ada material padat atau disebut
eflata yang terdiri atas bom yaitu
batu-batu besar kemudian ada lapili
berupa kerikil Lalu ada pasir debu dan
batu
apung kemudian ada material cair yang
terdiri atas lava yaitu Magma yang
meleleh yang keluar dari lereng gunung
api kemudian ada lahar panas dan lar
dingin dan selanjutnya ada material gas
atau disebut juga
ekshalasi material gas ini terdiri dari
solfatar berbentuk gas belerang fumarol
berbentuk uap air dan mofet berbentuk
gas asam arang gunung api dibedakan
menjadi beberapa bentuk yang pertama ada
bentuk Mar bentuk Mar ini dibangun oleh
erupsi dassyat yang menghepaskan
sebagian besar tubuh gunung namun erupsi
selanjutnya lebih dominan gas yang
mengikis batuan kemudian membentuk
lubang besar nama Mar berasal dari nama
danau di kawah di daerah pegunungan Evel
di Jerman kemudian Bentuk gunung api
berikutnya adalah gunung api strato
dibangun oleh material erupsi berupa
piroklastik magmananya bersifat asam
lebih kental dan banyak mengandung gas
sehingga erupsinya bersifat eksplosif
materi-materi piroklastik tersebut
setelah diempaskan ke udara kemudian
jatuh ke lereng-lereng gunung tersebut
menghasilkan Bentuk gunung api yang
makin ke Puncak semakin
meruncing kemudian ada bentuk
perisai dibangun oleh aliran lava dalam
jumlah besar dari satu kawah pusat sifat
magmanya basah dan kekentalannya rendah
serta kurang mengandung gas karena
itulah erupsinya Lemah atau erupsi
evusif akibatnya lereng gunung api ini
menjadi landai
selanjutnya tipe letusan gunung api yang
pertama ada tipe letusan Hawai di mana
Magma yang dikeluarkan sangat cair
dengan tekanan gas rendah yang berasal
dari dapur Magma yang
dangkal kemudian tipe stromboli terjadi
tidak terlalu eksplosif tetapi
berlangsung lama sering terjadi letusan
kecil dan banyak mengeluarkan eflata
Magma yang dikeluarkan bersifat cair dan
tekanan gas sedang berasal dari dapur
magma yang agak
dalam contoh gunungnya ada gunung Raung
di Jawa Timur dan gunung faesuius di
Italia kemudian ada tipe letusan peret
mempunyai ledakan yang sangat dahsyat
disertai material yang menyembur ke
angkasa karena tekanan gas yang sangat
tinggi contohnya adalah letusan gunung
trakatau di Selat
Sunda selanjutnya adalah tipe letusan
pele merupakan tipe letusan dengan
karakteristik Magma yang kental dengan
makan gas yang tinggi yang berasal dari
dapur Magma yang cukup dalam contoh
gunungnya adalah gunung pele di Amerika
Tengah kemudian tipe letusan berikutnya
adalah tipe vulkano Magma yang
dikeluarkan cair kental dengan tekanan
gas sedang sampai tinggi dan berasal
dari dapur Magma yang dangkal sampai
agak dalam contohnya adalah gunung Bromo
dan gunung etna di Italia selanjutnya
adalah proses
seismik seismik atau gempa bumi adalah
getaran pada permukaan bumi yang
disebabkan oleh kekuatan dari dalam dan
umumnya berasosiasi dengan gerakan
lempeng gempa bumi disebabkan pelepasan
energi secara tiba-tiba pada litosfer
semakin besar energi dilepaskan semakin
kuat gempa yang
ditimbulkan pusat gempa di dalam bumi
disebut hiposentrum berawal dari
hiposentrum getaran gempa diteruskan ke
segala arah letak hiposentrum ada yang
sangat dalam dan ada yang dangkal di
Indonesia sendiri terdapat hiposentrum
dengan kedalaman lebih dari 500 km yaitu
hiposentrum di bawah laut Flores dengan
kedalaman sekitar 720
KM pusat gempa pada permukaan bumi di
atas hiposentrum disebut dengan
episentrum kerusakan terbesar
diakibatkan oleh gempa yang terdapat di
sekitar daerah episentrum di Indonesia
epis kebanyakan terdapat di bawah
permukaan laut sehingga kerusakan yang
terjadi di daratan tidak begitu
besar nah jenis gempa bumi berdasarkan
penyebabnya dibedakan menjadi empat yang
pertama ada gempa tektonik yang
disebabkan oleh adanya kegiatan tektonik
lempeng gempa ini terjadi di zona batas
antar lempeng dan patahan gempa ini
sering mengakibatkan perpindahan tanah
sehingga gempa ini disebut dengan gempa
dislokasi bahaya gempa ini besar karena
dapat terjadi pelipatan dan pergeseran
tanah gempa ini memiliki kekuatan yang
sangat besar dan sebarannya meliputi
daerah yang sangat luas kekuatan gempa
tektonik dapat mencapai
skararister kemudian ada gempa vulkanik
yaitu gempa yang disebabkan oleh
aktivitas gunung api gempa ini terjadi
baik sebelum selama atau setelah gunung
api meletus gempa ini hanya terjadi di
daerah sekitar gunung api Jika gunung
api akan meletus maka akan timbul
tekanan gas dari dalam sumet kawah yang
menyebabkan terjadinya Getaran yang
disebut gempa vulkanik dalam banyak
peristiwa gempa bumi ini mendahului
terjadinya erupsi atau letusan gunung
api selanjutnya gempa runtuhan gempa
runtuhan adalah gempa yang terjadi
akibat runtuhan batuan biasanya terjadi
di daerah kapur atau terowongan bawah
tanah akibat kegiatan penambangan
pada daerah kapur runtuhan dipengaruhi
oleh proses
pelarutan runtuhan yang besar dapat
mengakibatkan getaran kuat yang bersifat
lokal selanjutnya adalah gempa tumbukan
terjadi akibat meteor yang menabrak
bumi salah satu contohnya adalah meteor
yang jatuh di Rusia pada tahun
198 akibatnya adalah terjadi lubang yang
sangat besar yang menyerupai sebuah
kawah selanjutnya gelombang seismik atau
gelombang gempa proses perambatan
gelombang gempa bumi terjadi melalui
tiga macam gelombang yang pertama adalah
gelombang longitudinal yaitu gelombang
yang merambat dari sumber gempa ke
segala arah dengan kecepatan 7 sampai
144 Km per detik gelombang inilah yang
pertama dicatat oleh seismograb dan yang
pertama kali dirasakan orang di daerah
sekitar gempa sehingga dinamakan juga
dengan gelombang
primer selanjutnya ada gelombang
transversal yaitu gelombang yang sejalan
dengan gelombang primer dengan kecepatan
4 sampai 7 km/ detik dinamakan juga
sebagai gelombang sekunder dan yang
ketiga adalah gelombang panjang atau
gelombang permukaan yaitu gelombang
gempa yang merambat di permukaan bumi
dengan kecepatan 3,5 sampai 3,9 km/
detik gelombang inilah yang paling
banyak menimbulkan kerusakan di
permukaan bumi
Oke Cukup Sekian dulu untuk video
pembelajaran kali ini Terima kasih yang
sudah menyimak sampai jumpa lagi di
video pembelajaran berikutnya Akhir kata
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
[Musik]
UNLOCK MORE
Sign up free to access premium features
INTERACTIVE VIEWER
Watch the video with synced subtitles, adjustable overlay, and full playback control.
AI SUMMARY
Get an instant AI-generated summary of the video content, key points, and takeaways.
TRANSLATE
Translate the transcript to 100+ languages with one click. Download in any format.
MIND MAP
Visualize the transcript as an interactive mind map. Understand structure at a glance.
CHAT WITH TRANSCRIPT
Ask questions about the video content. Get answers powered by AI directly from the transcript.
GET MORE FROM YOUR TRANSCRIPTS
Sign up for free and unlock interactive viewer, AI summaries, translations, mind maps, and more. No credit card required.