BURSA EFEK INDONESIA KACAU?! -8% SEHARI, 2.550T KABUR GARA-GARA FREE FLOAT MSCI?
FULL TRANSCRIPT
Ramalan berik. Jadi kenyataan, Guys.
Hari ini resmi ya per Kamis, 29 Januari
2026 ISG udah hancur lebur. Dari
sebelumnya sempat 9.000, sekarang udah
7.700. Market belum tutup, tapi gua
yakin bakal turun lagi di bawah 7.700.
Artinya apa? ISG bakal minus lebih dari
13%. Membuktikan kebenaran ramalan Benix
1 tahun yang lalu. Hah? Emang Benix ada
bilang apa? Benik sudah memprediksi
kehancuran ISG di hari ini. So, kalau lu
penasaran apakah ini pertanda kehancuran
Indonesia atau justru sebaliknya, lu
jangan skip video ini. Let's check this.
Jadi, teman-teman hari ini ISG
terkoreksi parah. Ini semua udah sesuai
dengan rancangan dan skenario yang udah
gua bikin. Memang isinya Indonesia ini
banyak pejabat-pejabat goblok dan enggak
ada. Bahkan gua sendiri bisa lihat, oh
gara-gara si ini jadi pejabat pasti SG
tambah nyungsep nih. Eh, ternyata benar
jadi kenyataan. Goblok. Memang kenapa?
Karena gua udah ramalkan ini jauh-jauh
sebelumnya. Seperti di video ini yang
kita rekam tahun lalu dari tahun 2025
gua udah bilang hari ini kita bakal
crash. Jadi kalau dibilang Indonesia
bisa tenang-tenang aja enggak juga.
Dalam jangka pendek lu bakal lihat makin
banyak nih perusahaan-perusahaan yang
listed di MSCI bisa terkoreksi makin
nyungsep makin nyungsep makin nyungsep
makin nyungsep. Jadi dari situ lu ah
bisa lihat ya bahwa gua aja bisa lihat
ISG akan hancur dalam jangka waktu
dekat. Dan ini udah gua ramalkan dari 3
bulan yang lalu kok masih banyak orang
tol di Indonesia ini enggak punya
kerjanya cuma duduk-duduk nyikmatin duit
triliunan, rampok sana, rampok sini,
gedein pantat, enggak bisa kerja. Ini
gua kesal asli gua kesal banget.
Pengelolaan bursa saham Indonesia ini
kayak benar-benar brengs isinya mal mal
maling mal goblok. Enggak ada yang bisa
kerja. Kesal gua asli. Dan sebetulnya
yang terjadi hari ini itu cuma ya sesuai
dengan skenario yang sudah gua bikin
bahwa apa? Sam-saham Konglo bakal pada
minus. Bahkan Sam-sam unggulan yang ada
di MSI pun pasti hancur lebur. Ya ada
apa sih ya macam-macam lah ya. Dewa,
Petro, Bumi, buva, banyaklah lu lihat
collapse. Even BC aja gua yakin bakal
collapse. But that's another story. Tapi
apakah artinya bisnis real-nya jelek
juga? Enggak. That's another story. Ini
kita cuma ngomongin saham lah. Dan ini
bukan rekomendasi jual atau beli saham
tertentu. No, no, no. Gua mau ngomong
soal kenapa bursa kita hancur dan kenapa
Benix bisa memprediksi ini jauh-jauh
hari. Dan yang paling penting, lu tahu
enggak berapa besar kerugiannya kalau
kita biarkan pengelolaan bursa efek kita
kayak tukang somai cap kaki 5 dagang di
trotoar. Gob. Kenapa? Karena sebetulnya
pelemahan ISG hari ini udah bisa terukur
dari jauh-jauh hari. Gua udah katakan
itu. Kenapa? Karena gua udah pelaku
saham bertahun-tahun. indeks kita itu
yang lu tahu namanya indeks harga saham
gorengan itu kan bertahun-tahun dikelola
menurut gua enggak profesional, enggak
ada transparansi di situ. Ya jelas aja
lah masa ada perusahaan alamatnya enggak
jelas. By the way ada perusahaan hotel
gua pernah invest di Batam goblok isinya
hantu. Jangankan mau cari review-nya di
Traveloka, gak enggak ada ini bisnisnya
bisnis KW tapi bisa listing di Bursa
Efek kan konyol konyol banget lah. Di
Kazakhstan ini banyak banget yang
aneh-aneh. Perusahaan-perusahaan yang
sebetulnya tidak layak untuk investasi,
tidak layak buat listing, tidak layak
buat IPO, tapi bisa-bisanya masuk kan
goblok. Sakit hatilah orang pasti.
Ujung-ujungnya apa ya? Kita sebagai
investor jadi harus lebih cerdik karena
kita berjalan di pinggir-pinggir jurang.
Gua kecewa. Gua memang sangat-sangat
kecewa dengan pengelolaan IASG kita.
sangat kecewa. Tapi bukan artinya gua
stop berinvestasi di dalam negeri. Jauh
lebih baik. Tetap karena kita artinya
mendukung pengusaha-pengusaha di
Indonesia. Yang benar ada enggak ada
banyak ya cukup banyak juga. Tapi hari
ini membuktikan bahwa apa? Bahwa yang
namanya transparan itu penting,
akcountability itu penting. Dan ini yang
dituntut sama MSCI. Jadi kalau ditanya
Benix mendukung enggak MSCI? Dukung
supaya apa? Bursa kita tambah baik,
tambah lebih bagus lagi. Kenapa bursa
kita sampai trading hold? Ya simpel aja.
Karena MSCI itu meragukan pengelolaan
bursa kita, meragukan transparansi saham
di Republik Kazakhstan ini, Guys. Jadi
wajar aja kalau mereka collapse. Wajar,
sangat wajar. Dan gua kesal memang. Dan
by the way, ini gua udah sering
ceritakan di Benix Investor Group.
Makanya, Teman-teman, buruan deh buat
yang belum join di Benix Investor Group.
Kalau lu serius ya menjadi investor
saham, buruan join di Benix Investor
Group. Karena hal yang terjadi di hari
ini kita sudah bahas dari tahun lalu
sebetulnya. Dan apakah artinya kita
tambah takut buat investasi? juga kita
samalah tambah PD. Makanya teman-teman
segera daftaran dirimu di www.benix.id
supaya bisa segera join di komunitas
saham BENX Investor Group. Jadi apa yang
dilakukan sama MSI? Simpel aja. Jadi
mereka menuntut transparansi pengelolaan
yang jauh lebih baiklah terhadap Bursaf
Kazakhstan, Guys. Kenapa? Simpel. Salah
satu hal yang jadi isu itu soal free
float lah di Indonesia ini. Itu
sangat-sangat samir di Indonesia. Contoh
orang tuh banyak ya oligarki-oligarki
pengen ngerampok duit asing. Apa yang
dia lakukan supaya enggak kena free?
enggak kena transparansi. Oke, dia
sebenarnya punya saham sampai 80% tapi
apa yang dia lakukan? Dia bagi-bagi nih
4% ke lu, 4% ke lu, 4% ke lu, 4% ke lu.
Dia bagi ke 20 orang. Bubar dah itu.
Jadilah itu barang 80% free float.
Seolah-olah ini saham perusahaan publik.
Padahal enggak. Yang punya sama aja.
Brank emang ujung-ujungnya apa ya?
Katanya perusahaan besar, perusahaan 100
triliun. Kalau free float-nya ada 20%
realitanya harusnya ada 20 triliun dong
yang mar-mandir di bursa. Faktanya kan
enggak. Jadi, ada begitu banyak yang
aneh di sini bahwa banyak
oligarki-oligarki hitam yang sebetulnya
takut ketahuan. Sebetulnya perusahaan
ini bukan perusahaan publik, ini mah
perusahaan pribadi. Karena 80% sahamnya
punya dia, dia lagi, dia lagi. Kalau di
cari-cari ini yang namanya beneficiary
owner, the real beneficiary ownernya itu
sama ketrak itu semua. Akibatnya apa ya?
Dia terpaksa bagi-bagi ke
proxi-proksinya, boneka-bonekanya
mereka. Dan ini gua udah bilang
berulang-ulang. Hati-hati lu. Hati-hati.
Lama-lama asing ini sakit hati juga sama
lu. Karena kalau kepemilikan publiknya
sebegitu kecil, gampang banget buat
melakukan manipulasi untuk naikin atau
turunin harga sahamnya seenak jidat. So,
apa yang dilakukan oleh MSCI? Dia
melakukan interim freeze dibekukan
saham-saham perusahaan Indonesia yang
struktur sahamnya dipertanyakan. Kenapa?
Karena bisa jadi terjadinya coordinated
trading. Jadi mereka sebetulnya
melakukan insider trading lah,
perdagangan tapi terkoordinasi. Halo
proxy A, nanti lu jual segini. Halo
proxi B, nanti lu beli segini. Halo
proxi C. Itu cuma permainan boneka aja.
Dan ujung-ujungnya apa? Kalau kita lihat
pembentukan harganya menjadi tidak wajar
yang kita lihat di sana. Makanya gua
udah berulang kali bilang, "Lu hati-hati
lu punya otak dikit." Makanya karena
artinya apa yang lu lihat di pasar, di
bursa, di aplikasi lu itu enggak
merepresentasikan real mekanisme pasar
yang seharusnya, yang sewajarnya, yang
senormalnya. Dan penting isu free float
ini, Guys. Karena free float ini adalah
jumlah saham yang betul-betul beredar di
publik. Kalau duit ini kayak M0, Bro.
Ini ada kantong loh, real yang lu bisa
belanjakan pakai istilah makronya. Nah,
free float ini adalah saham yang real.
Lu bisa transaksikan hari ini mau jual,
besok beli, jual beli. Jadi saham yang
betul-betul liquid. Namanya juga
perusahaan publik. Sahamnya harus bisa
dimiliki oleh publik. Bukan kata-katanya
perusahaan publik, tapi ternyata
sahamnya dimiliki oleh si A, B, C yang
enggak pernah bergerak juga sebetulnya
sahamnya. Ujung-ujungnya katanya
perusahaan Tbk, tapi sahamnya tidak
benar-benar beredar di publik. Dan
artinya sahamnya tidak benar-benar bisa
diperdagangkan bebas di pasar
sebagaimana saham free float pada
umumnya. Nah, wajar aja kalau kemudian
MSI ini sakit hati dan bete. Kenapa? Ya,
gua pun kalau mengelola MSI gua sakit
hati karena orang itu sangat percaya
sama MSCI. Banyak perusahaan-perusahaan
besar di dunia sangat percaya sama MSCI.
Banyak perusahaan dana pensiun di dunia
mengelola dana ribuan triliun percaya
sama MSCI. Dan mereka sudah menyatakan
sumpah mati setia mengikuti apa kata
MSCI. Contoh dana pensiun Norwegia udah
sumpah mati kalau MSCI beli saham A,
mereka akan masuk saham A. Kalau MSI
bilang saham ini bagus, masuk ke dalam
indeks MSI, dia akan itu MSCI. Makanya
ada bobot. Oh, bobotnya di sini 10%,
bobotnya di negara ini 20%, bobotnya di
indeks ini 13%. Sebagai pengelola duit
ribuan triliun juga enggak mau pusing.
Dia akan ikut aja kata indeks. Indeks
MSI bilang begini, dia akan adjust
portofolionya sama seperti pergerakan
indeks MSCI. Dan makanya penting banget
bagi negara kita buat ngerti. Inilah
yang dipercaya oleh negara asing, oleh
big fan asing. Karena enggak mungkin
mereka tahu satu-satu. Oh ternyata Bank
Ganesa BGTG banknya bagus, kantor
pusatnya di Hayamuruk. Bank sekecil itu,
bank buku satu. Tahu dari mana mereka
kantornya di Kanada? Enggak pusing.
Mereka cukup bilang apa? Lihat indeks C
masuk. Mereka bikin apa? Indeks A. Taruh
duit kita 1T di indeks A. Indeks A
gerakannya gimana? Ikutin aja. Hari ini
komposisi indeks A 10% Bank BCA. Besok
kata indeks A 11% BBRI. Ikutin aja terus
sama mereka. Mereka juga enggak mau
ribet, Guys. Duitnya banyak. Artinya
apa? Penting buat kita menanggapi serius
apa kata MSCI ini. Bukan kayak orang
goblok udah bilang MSI yang benar itu AB
CDE. Ya, lu harus lakukan ABCDE ya. Biar
investor-investor terlindungi. Investor
siapa? Investornya MSCI. Orang-orang
yang percaya sama MSCI. Karena MSCI itu
ada biaya abodem, Guys. Bayarnya jutaan
dolar. Kalau lu mau tracking indeks
MSCI, lu harus bayar abemen jutaan
dolar. Artinya MSCI ada kewajiban apa?
Memberikan kebenaran, melindungi
investor mereka. Ini yang enggak masuk
otak nih di pengelola bursa saham
Indonesia isinya mal kesal gua. Makanya
banyak perusahaan-perusahaan enggak
jelas bisa listing IPO. Bangsat lu
memang lu enggak logis harus diperiksa
ini. Harus negara harus masuk ke sini.
Jangan sampai ekonomi kita hancur lebur,
diobok-obok, dimanfaatkan, dimanipulasi.
ujung-ujungnya apa? Citra nama baik kita
sendiri yang rusak. Kalau udah rusak
apa? Orang lain enggak bakal mau? Beli
saham perbankan kita, beli saham
pertambangan kita. Enggak akan mau.
Kenapa? Udah enggak dipercaya. Ingat,
ras itu penting. Dan Indonesia masih
sangat butuh dana asing supaya kita bisa
buka usaha terus di sini supaya
berkelanjutan pertumbuhan ekonomi kita.
Ingat loh rumusnya GDP. Ada apa lu
rumusnya GDP? Ingat ada konsumsi, ada
government spending, and then ada
investment, ada investasi. Jangan lu
malah takut-takuti investor asing mau
taruh duit di sini. Dikadalin, begitu
masuk digebukin rameai-ram. Aduh, sedih
banget gua. Dan gua yang gua sangat
sedihkan ini udah gua suarakan dari
berbulan-bulan lalu kejadian hari ini,
tapi enggak ada yang dengerin. Goblok.
Dan gua udah bikin perhitungannya. Lu
tahu enggak sih? Minimal dana asing yang
bakal cabut itu sekitar 2,2 billion
dolar. Dan kalau Indonesia gak bisa
tanggapin ini dengan serius dan asing
bisa keluar sampai tiga kali lipat lebih
loh. Gua punya hitungan sekitar 7,8
billion dolar alias sekitar 131 triliun.
Ini kalau kondisi terparah Indonesia
sampai jatuh ke frontier market yang
artinya bursa saham Kazakhstan yang ada
di Indonesia ini bursa saham Indonesia
jatuh tadinya emerging market ke
Frontier Market yang artinya bursa saham
Indonesia duduk sejajar dengan bursa
saham Kazakhstan. Dan kali ini gua
enggak bercanda, Guys. Kazakhstan itu
dianggap sebagai negara abal-abal.
Makanya masuk di frontier market.
Indonesia emerging market. Bursa effect,
bursa saham negara berkembang. Di
bawahnya Frontier Market, negara
abal-abal. Isinya apa? Di situ ada
Bangladesh, ada Kazakhstan, ada Kenya.
Pokoknya negara-negara enggak jelaslah.
Vietnam pun sebetulnya di situ. Jadi,
Indonesia ini udah punya keunggulan loh
dibandingkan Vietnam yang GDP 8% itu.
Berusaha efek mereka masih dianggap cap
kaki lima. Makanya adanya di level
frontier market. Indonesia udah di
emerging market, Guys. Artinya apa? Kita
itu udah investment grade, layak buat
diinvest. Kalau masuk ke level
Kazakhstan, woh kita setara bursa efek
Afrika cap-nya, Guys, hancur sudah
reputasi kita. Duit ratusan triliun
bakal keluar outflow. Dan ini enggak
boleh dibiarkan. Makanya negara
betul-betul harus turut campur di sini.
Harus. Gua jujur aja, gua kesal banget
selama bertahun-tahun sama pengelolaan
bursa Sam Indonesia. Harus direformasi.
Pecatin itu pejabat-pejabatnya. Enggak
jelas. Masa Sam-Sam bodong bisa IPO.
Enggak masuk akal. Enggak masuk akal.
Tolonglah, please lah. Kita sebagai
investor itu mau ikut loh membangun
negara ini loh. Kita punya duit enggak
kita titipin di Singapura loh. Enggak
dibawa kabur loh ke luar negeri lu. No.
Kita punya duit terima gaji setiap
bulan. Kita pengin mendukung pengusaha
Indonesia, bisnis Indonesia. Beli saham
Indonesia, eh malah dikarungin, eh malah
dibawa lari. Kan enggak bener. Please
lah, tolonglah. Gua minta banget sama
negara kita deadline-nya bentar lagi lu
MSI itu kasih deadline sama kita, ya.
Buat teman-teman pejabat nih di istana
lu harus nonton video BX ini. Udah
berulang kali gua ingatkan soal
kehancuran hari ini, Guys. Guys, tunggu
dulu nih, Guys. Tunggu dulu, Guys. Ada
berita yang sangat-sangat gawat. Lu tahu
dunia sedang tidak baik-baik saja. Mulai
dari perang di Yemen, di Selat Hormus,
kabarnya mau ditutup. Iran lagi perang
dengan Israel dan masih belum kelar loh
perang yang antara Rusia dengan Ukraina.
Wah, dunia tambah kacau nih. Dan bukan
cuma itu doang loh, negara-negara juga
sekarang berada dalam krisis. Inflasi
tinggi di mana-mana. Kebijakan fiskal di
Amerika Serikat makin enggak jelas.
Negara Indonesia utangnya makin banyak,
bukan makin berkurang. Dan harga minyak,
bakal makin tinggi lagi, Guys. Ini bisa
melemahkan posisi rupiah. Jadi, begitu
banyak potensi krisis nih di dunia kita.
Nah, sebagai investor yang cerdas, Guys,
lu harus mengambil keputusan investasi
yang tepat. Dan kalau lu bingung dengan
apa yang terjadi di dunia ini, enggak
usah khawatir. Karena kita ada komunitas
khusus buat investor saham yang namanya
Benix Investor Group. Karena di tengah
perkara yang terjadi, kita bukannya
tambah rugi tapi malah cuan besar guys.
Lu tahu kemarin kita baru bikin video
komunitas sama Benix pergi ke perusahaan
sawit yang ada di Belitung. Hari ini
sahamnya udah naik 140%. Di awal tahun
ini komunitas saham Benix, Benix
Investor Group udah datang lagi ke
pelabuhan. Di sana kita ketemu
perusahaan emiten parkiran berhubungan
dengan mobil listrik. Hari ini mungkin
sahamnya udah di atas 50%. Dan kita juga
melihat ada begitu banyak loh perusahaan
di Indonesia yang bisa kasih kita cuan
lebih tinggi lagi. So, teman-teman
tunggu apaagi nih? Di tengah era yang
penuh ketidakpastian dibanding duit lu
habis kena inflasi, lebih baik lu jadi
investor saham. Dan kalau lu bingung
dengan dunia saham, jangan ke mana-mana,
langsung aja daftar di komunitas saham
Benix Investor Group. Karena kalau lu
punya komunitas saham, lu punya teman
diskusi. Kita di sini banyak sharing
tentang perusahaan-perusahaan yang
bagus, pilihan investasi yang ada di
Indonesia. Apalagi teman-teman di sini
juga bisa dapat fasilitas loh akses ke
direktur-direktur perusahaan emiten yang
ada di IASG. Kita juga datang loh ke
lokasinya. Jadi teman-teman gak beli
kucing dalam karung karena teman-teman
bisa datang site visit langsung lihat
lokasi usahanya. So tunggu apaagi, Guys?
Segera daftarkan dirimu sekarang juga di
Benix Investor Group di www.benix.id
atau di nomor WhatsApp yang ada di bawah
ini. So, tunggu apaagi, Guys. Sampai
ketemu di komunitas saham Benix.
MSI itu kasih deadline sama kita ya.
Buat teman-teman pejabat nih di istana
lu harus nonton video BX ini. Udah
berulang kali gua ingatkan soal
kehancuran. Hari ini lu cuma punya
deadline sampai bulan Mei 2026. Gua
yakin dengan tim yang sekarang di bursa
saham Indonesia mereka enggak punya
kapasitas lah. Cap kaki lima semua
pecatin semua. Ganti orang baru yang
ngerti dan yang paling penting enggak
punya hati. Bahwa apa? Kita mau jadi
negara dengan ekonomi GDP 8%. Lu harus
punya kapasitas. Lu punya kapabilitas
buat bawa ini jadi lebih bagus lagi.
Karena bursa saham kita seharusnya
valuasinya dia ada 20 kali lipat dari
hari ini. Jauh lebih bagus kita daripada
Vietnam loh. Eh, jangan kita malah
dinyungsepkan lagi. Turun ke level
Kazakhstan, Frontier Market. Jiji gua
lihatnya. Benar-benar lu kayak anak TK
lu semua lu. Kenapa ini bahaya? Tolong
ya please nih orang-orang di istana
harus nonton ini. Kalau Indonesia sampai
masuk ke frontier market kita itu
sahamnya bakal makin susah loh buat
dibeli, dijual dalam jumlah yang besar.
Karena orang enggak mau taruh duit
banyak di negara yang tidak jelas.
Negara Libya, negara Kenya. Free
float-nya juga kalau cuman kecil artinya
akan makin banyak saham-saham itu yang
tidur, Guys. Ya, orang enggak
tertariklah kalau cuman 1% 2% buat apa?
Katanya perusahaan publik. Ini mah
perusahaan bapak lu, bukan perusahaan
Tbk. Dan ujung-ujungnya apa kalau
free-nya kecil? Investor asing juga
susah mau masuk, susah mau keluar. Dan
akibatnya market jadi jauh lebih gampang
buat dimanipulasi. Manipulasi seperti
apa? Ya simpel aja. Dia bisa gampang nih
buat loncat naik tinggi besok. Makanya
tiba-tiba besok jatuh tajam ke jurang
neraka. Bisa terjadi ketika kita masuk
ke frontier market. Kita benar-benar
jadi negara cap kaki lima, Guys. Dan
sekali lagi gua bilang, kenapa ini harus
diseriusin? Negara harus serius
reformasi bursa saham Indonesia. Pecatin
semua pejabat dipecat secara tidak
hormat. Penjarakan bahkan. Kenapa? Kita
udah ngomong ekonomi Indonesia ini
kuenya ribuan triliun. Masa gara-gara
banyak mal di situ kita harga diri
digadaikan. Negara kita hancur lebur
gara-gara orang-orang enggak becus itu?
Ingat loh ya. kita sudah bikin hitungan
dana asing itu bakal kabur dari market
Indonesia dan akan makin banyak kalau
tidak segera dilakukan reformasi di
sana. Dan dana-dana global yang duunya
banyak itu sof wealth fund,
perusahaan-perusahaan dengan
kapitalisasi market yang besar memang
secara mandat mereka itu dilarang
melakukan investasi di frontier market.
Ya jujur aja lah gua kalau punya duit 20
triliun gua mau gitu ditaruh duitnya
keinnya Kazakhstan. Jujur gua mah enggak
mau. Jadi wajar aja mereka pun dilarang
big fun itu mengelola duit rakyat,
mengelola duit negara. Mereka harus
invest di MSCI. Ya enggak mau mereka
duitnya taruh di Kenya. Mau dipakai buat
apa? Bisnis berburu jerapah. Kan enggak.
Dan harus siap-siap teman-teman kalau
kita enggak siap mengikuti deadline
bulan Mei 2026 artinya volume transaksi
saham di ISG bakal makin turun. Gua sih
enggak ada masalah by the way. Tapi yang
jadi masalah investor-investor retail
mayoritas penonton gua pasti kena
dampaknya. Kenapa? Karena
valuasi-valuasi perusahaan yang banyak
mengandalkan dana-dana asing itu udah
pasti turun. Market cap-nya turun,
valuasinya turun. Dan
perusahaan-perusahaan yang butuh dana
segar, yang mau write isu, yang mau IPO,
itu bakal enggak laku. Karena
perusahaan-perusahaan Republik Indonesia
jadi lebih susah buat mencari dana
global. Gimana perusahaannya bisa dapat
investor asing, bursanya aja enggak
dipercaya sama asing. Bursanya kan
wasitnya, pencipta regulasinya,
regulatornya. aja enggak dipercaya sama
asing, apalagi anggota bursanya
kan goblok. Jadi ya buat teman-teman ya
sekali lagi ya gua berharap nih buat
teman-teman di pemerintahan tolong
segera gerak cepat bersih-bersih nih
orang bursa yang sangat goblok dan idiot
ini harus dicuci bersih lah. Gua tadi
pikir apa? Gua aja yang dari direktur
Bursa Efek Indonesia tapi nanti jadi
banyak perusahaan-perusahaan yang gua
karungin tuh udah pasti bakal makin
susah IPO di Indonesia buat
perusahaan-perusahaan bodong pasti gua
garansi karena gua bakal cek sendiri ke
lapangan. Lu bilang punya pabrik sepatu
di Mojokerto, gua datangin. Enggak bisa
lagi lu ngibul. Mana pabrik lu? Mana
stok lu? Lu jangan ngaku-ngaku
perusahaan sepatu standar internasional.
Ngaku-ngaku jual 2 juta pasang sepatu
setiap tahunnya, sepatu kulit. Lu enggak
bisa ngimbulin gua? Gua datang ke situ,
gua pasti cek di mana pabrik lu. Dan lu
ngaku-ngaku bisa jual 2 juta pasang
sepatu kulit setiap tahun. Ya, artinya
apa? Artinya lu harus punya inventory
minimal 2.850
ton kulit setiap tahunnya. Mana gua
pengin lihat gudang lu. Kenapa bisa
begitu? Ya wajar aja. Satu pasang sepatu
minimal butuh 1,5 m² kulit, Guys. Jadi,
kalau ada 2 juta pasang sepatu, lu butuh
33 juta m² kulit. Nah, 3 juta m² kulit
itu sekitar 0,95 sampai 1 kg lah
beratnya. Artinya kalau lu ngaku-ngaku
bisa jualan 2 juta pasang sepatu kulit
setiap tahun, ya minimal lu punya stok
sebanyak 2.850 ton kulit. Gua pengen
lihat mana gudangnya. Simpel. Tapi apa
itu dilakukan? Ya tadi yang gua bilang
ada hotel setan di Batam bisa-bisanya
IPO. Review di Traveloka aja enggak ada.
Mau datang nginp aja lu enggak bisa kan
bangsat lu. Memang inilah hal-hal begini
ya. Pengelolaan bursa di Indonesia harus
diperbaikin guys. Harus diperbaikin. Gua
udah enggak mau lagi ngelihat
perusahaan-perusahaan bodong IPU.
Ternyata kantornya di pinggir kios cap
kaki lima. Aduh. Ngaku-ngaku perusahaan
gudang di tengah sawah enggak ada.
Ngaku-ngaku perusahaan alkohol kelas
dunia di Bali mana barangnya? Yang
benerlah lu. Ini udah saatnya era
transparansi lah buat bursa efek
Kazakhstan ya. Harus benar-benar
direformasi total. Habis-habisan total.
Betul-betul total, Guys. Karena ini
benar-benar enggak sinkron. dengan
agenda kita nih mau ekonomi GDP 8%. Jadi
memang udah mesti kita lebih transparan.
Kalau enggak lu jangan berharap. Zaman
dulu banyak tuh tour guide di Bali
hobinya apa ngadalin orang asing di
Palak. Wah banyaklah. Mulai dari money
changer, tur guide semua berlomba-lomba.
Malak turis asing supaya dapat dolar.
Ngibulin begitu pun sama nih. Investor
asing mau dikandalin di Indonesia.
Hati-hati lu. Harus hati-hati. Sekarang
sudah lebih disiplin nih orang-orang di
luar. Kenapa? Ya karena sekarang sudah
masuk ke era hightech. high speed bahkan
semua aktivitas lu udah bisa dirack nih
melalui internet, melalui sosial media.
Jadi tolonglah lebih bijaksana, Guys.
Dan apakah ini artinya ekonomi Indonesia
bakal hancur? Bubar jujur enggak.
Kenapa? Enggak ada hubungannya.
Sebetulnya mau MSI bilang kita bagus K
atau jelek ya, jujur. Lu tetap lihat
perusahaannya, "Bank, BCA hari ini masih
buka enggak?" "Masih buka. Masih
bisnis?" Bisnis bagus, bagus.
Terpercaya? Iya, gua aja habis kemarin
transaksi di sana, pelayanannya bagus,
tetap oke. Enggak ada hubungan
sebetulnya dengan fundamentalnya. As a
company, they are doing ok. Jadi bukan
artinya ekonomi Indonesia bakal hancur
juga, bukan artinya kita harus panik
juga MS bakal menghancurkan Indonesia.
No, enggak. Karena gua yakin walaupun
hari ini hancur lebur bursa efek kita,
gua yakin 7.700 bisa sampai ISG di bawah
7.700. Gua yakin itu temporary. Enggak
lama pasti balik lagi kok bounceback ke
8.000-an. Bahkan gua yakin tahun ini
bisa 10.000 seperti kata Purbaya, justru
malah momen-momen kayak begini adalah
momen yang tepat untuk beli saham.
Kenapa? Karena lu tahu sendiri War
Buffet berulang kali bilang, "When it's
raining gold, reach for a bucket, not a
timble."
Artinya apa? Kalau lagi hujan duit nih,
kita sekarang hujan emas, bahkan lu itu
harus lari-lari ambil ember yang gede.
Jangan malah lu ambil sendok atau ambil
gayung kekecilan, Bro. Memang ini momen
yang bagus buat beli dan gua udah kasih
tahu jauh-jauh hari. Makanya ini bukan
artinya lu harus takut jadi investor, lu
justru makin PD jadi investor. Nah, buat
teman-teman makanya buruan daftar di
komunitas saham Benix Investor Group
supaya lu bisa dapat visibilitas yang
lebih bagus lagi terkait perjalanan
investasi kamu. Dan ingat ya, John De
Rockefeller juga berulang kali bicara
hal yang sama tentang kejadian hari ini.
The way to make money is to buy when
blood is running in the street. Jadi,
saatnya lu cetak duit, menghasilkan duit
sebanyak-banyaknya itu justru ketika
orang-orang panik. Padahal udah darah
udah bercecer nih, Guys. Itu sebetulnya
momen yang terbaik untuk cetak duit,
momen terbaik buat beli saham, momen
terbaik buat investasi. Jadi, apakah
artinya gua ketakutan dengan yang
terjadi di ISG hari ini? Enggak. Gua
malah happy karena kita investor. Kalau
lu trader, pasti lu ketakutan. Kenapa
gua happy? Karena kita sudah perkirakan
ini dari jauh-jauh hari. Dalam jangka
pendek, lu bakal lihat makin banyak nih
perusahaan-perusahaan yang listed di
MSCI bisa terkoreksi makin nyungsep.
Bisa terkoreksi makin nyungsep. By the
way, Guys, kalau menurut lu sendiri
gimana, Guys? Lu setuju enggak sih
dengan keputusannya MSCI buat membekukan
nih saham-saham Indonesia? Nih tujuannya
sih sebetulnya mulia, Guys. Biar ada
transparansi di pasar saham Indonesia.
Atau lu lebih setuju kalau Indonesia
turun kasta lah, kayak negara-negara
Afrika lah, kayak Kenya, kayak
Bangladesh. Turun jadi negara masuk
indeks frontier market. Eh, by the way,
ada satu hal yang lebih penting lagi,
Guys. Lu penasaran enggak sih kenapa
momentumnya MSCI menjatuhkan saham
Indonesia sama dengan perubahan struktur
di Bank Sentral Kazakhstan? Menurut dulu
ini kebetulan atau enggak? Lu pernah
bertanya-tanya enggak sih? Ketika gua
bilang bahwa independensi bank sentral
Kazakhstan harus dipertanyakan, banyak
orang nyerang gua. Benix, enggak bisa.
Bank sentral itu harus independen. Kata
siapa? Ya, seperti bank Amerika Serikat.
The Fat kan independent. Jadi, bank
sentral kita juga harus independen
seperti negara-negara modern. Kata
siapa? Kata siapa the independent? Lu
tahu enggak sih? Kalau lu lihat
strukturnya The Fed, pemegang sahamnya
siapa? Lu pernah bertanya-tanya enggak?
Apa ada kesamaan dengan pemegang saham
MSCI?
Soalnya pemegang saham The Fed ada GP
Morgan, ada WellS Fargo, ada City Bank.
Dan kalau lihat terus apa hubungannya ya
sama MSCI? Lu tahu enggak pemegang saham
GP Morgan siapa? Ada Black Rock, ada
Vanguard, ada State Street. Itulah
pemegang saham GP Morgan yang juga
memiliki saham di The Fat. Terus apa
hubungannya, Pak? Tahukah kamu?
Mereka juga orang yang sama yang
memegang kepemilikan saham terbesar di
MSCI.
Karena kalau lu lihat pemegang saham
MSCI, peringkat satu ada Fungard,
peringkat kedua ada Black Rock,
peringkat ada State Street. Jadi, lu
tahu apa agenda sebenarnya di sini? Dan
pertanyaannya, Indonesia benar-benar
bisa enggak menembus blokade bulan Mei
2026 atau memang sudah di-etting karena
si C
punya target lain buat menghancurkan
Indonesia karena karyawannya lagi
diserang dan ini ada hubungannya dengan
agen di tahun 2030. Maksudnya apa, Pak?
Lu tahu enggak sih kejadian hari ini di
MSCI melakukan serangan ke bursa saham
Indonesia? Sebetulnya juga ada pola yang
sama ketika IMF menghancurkan
ekonomi Yunani. Pertama, nilai tukar
mata uangnya dihancurkan. Kedua, bursa
effectfnya dibinasakan pakai MSI juga.
Baru setelah itu masuk apa? Dana-dana
asing. Membeli aset-aset dengan harga
diskon. Lu nyambung enggak yang gua
ngomongin di sini? Enggak nyambung ya?
Kalau lu enggak nyambung, lu setuju
enggak? Kalau kita bikin lebih detail
tentang strategi MSCI, IMF dan untuk
menghancurkan Indonesia menggunakan pola
yang sama di Yunani, Argentina dan kalau
lu penasaran segera like video ini.
Begitu sampai 24.000 likes dalam 24 jam
kita kupas tuntas nih bagaimana
anjing-anjing pelihara menyerang
negara-negara berkembang dan apakah
Indonesia masuk dalam target pembunuhan
selanjutnya. Oke, guys. Sampai ketemu di
video selanjutnya. Segera pencet like.
Semoga video ini bermanfaat. Salam
sehat. Salam cuan. Bye bye.
UNLOCK MORE
Sign up free to access premium features
INTERACTIVE VIEWER
Watch the video with synced subtitles, adjustable overlay, and full playback control.
AI SUMMARY
Get an instant AI-generated summary of the video content, key points, and takeaways.
TRANSLATE
Translate the transcript to 100+ languages with one click. Download in any format.
MIND MAP
Visualize the transcript as an interactive mind map. Understand structure at a glance.
CHAT WITH TRANSCRIPT
Ask questions about the video content. Get answers powered by AI directly from the transcript.
GET MORE FROM YOUR TRANSCRIPTS
Sign up for free and unlock interactive viewer, AI summaries, translations, mind maps, and more. No credit card required.