TRANSCRIPTID

Pentas Teater SOSIALTEATRIKAL "Sang Pemikul Tandu"

9m 55s569 words112 segmentsID

FULL TRANSCRIPT

0:00

hai oh Pak kompetensi joon-hyuk pastikan

0:21

Oh sudah habis sejak kemarin gue

0:27

terkumpul belum lagi ah simbangu Tolong

0:35

ambilkan tujuan yeah itu juga gara-gara

0:40

bapak semalam itu begadang larut malam

0:43

dengan Pak Marto membicarakan afato

0:45

sebenarnya Rio bercerita sosial yang

0:57

semakin hari semakin bertambah

1:00

Wow provokasi-provokasi yang akan

1:04

memecah belah persatuan Untung saja

1:09

televisi kita rusak tapi dalam beberapa

1:13

bulan ini aku tidak melihat

1:16

berita-berita itu baiknya saja apa

1:35

jangan pernah berpikir kamu itu untuk

1:38

mandek sekolah

1:39

Hai Seharusnya kamu itu pikirkan untuk

1:41

lulus sekolah kuliah baru cari kerja

1:44

lulusan sarjana saja sekarang bukan

1:47

jaminan dapat kerja enak loh kok kamu

1:49

berpikiran mau masuk sekolah

1:52

hai hai

1:56

Hai maafkanlah aku biasa Sekarang waktu

2:02

di rumah ini hanya menjadi beban usaha

2:04

aja aku juga sangat menyesalkan pasjo

2:09

anak yang seharusnya bisa menjadi kepala

2:13

rumah tangga maaf kalau saja fisikku

2:21

masih gua pasti aku akan membantumu

2:24

untuk memenuhi kebutuhan hidup kami rasa

2:48

oleh kebanggaan kami Rio mengajarkan

2:56

yang hal pakasih bank-bank semangat

3:00

hidup cinta tanah air cara bersaudara

3:05

masih banyak lagi yang bisa kawin jauh

3:10

berkembang pesat Pak kita sudah

3:12

terbilang oleh zaman lagi bapak dan

3:15

keluarga Bapak ini sekarang itu jauh

3:18

terpuruk daripada orang-orang yang tidak

3:20

ada dasarnya sama sekali terhadap bangsa

3:23

ini dan Bapak sudah Terlupakan oleh

3:26

waktu dengan sendirinya Iyo oh juga

3:34

persoalan ini akan selesai hanya kita

3:38

menyalahkan orang lain sangat senang

3:50

[Musik]

3:56

Hai Mini itulah berlian satu-satunya

4:01

terakhir dari Pak Irwan kepada simbah

4:06

ahli ibadah terbesarnya adalah tentang

4:09

semangat hidup dan perjuangan hari

4:12

beliau jalan-jalan ruwet tidak oi oi

4:30

Wow gimana benar saat bikin eh menjadi

4:37

banget itu mogok ujung Maaf bu tadi

4:42

senyum menyelesaikan 360 Allah

4:49

ia merasa muka juga cuma anak muda

4:52

hai eh sudah siap pantau uangnya ini

4:55

batas terakhir dari janji-janji kamu

4:59

sebelumnya tapi maaf Bu untuk kali ini

5:03

saya juga belum bisa bayar Mbak Santi

5:07

Aku sebenarnya tidak tega kalau harus

5:10

nah terus aku tahu

5:13

kalian sekarang kamu tinggal

5:17

tandatangani surat ini sertifikat atas

5:20

tanah dan rumah ini ini satu satunya

5:29

yang kami miliki

5:33

[Musik]

5:37

beginilah

5:39

Hai orang kami mu Ibu masih banyak

5:44

tanggungan yang harus dipikirkan untuk

5:46

memenuhi kebutuhan kami saya akan

5:49

bekerja keras untuk melunasi hutangnya

5:51

percaya saya janji ini urusan orang tua

5:58

anak kecil Bollywood catur ingin

6:07

orang-orang yang paling berharga

6:12

Hai mudah-mudahan bisa melunasi semua

6:15

hutang-hutang kami

6:18

Hai KPI bahagia memang permainan sayap

6:21

untuk apa Saya seorang penting untuk

6:25

kamu bohong ini adalah

6:35

Hai sekarang Tungguin berharga mungkin

6:37

banget kalau tidak sama sekali dan tetap

6:41

saja kalian tidak dapat melunasi hutang

6:44

padaku Robby kamu berjuang untuk

6:52

kemerdekaan bangsa ini agar kalian bisa

6:56

itu tapi kok tega-teganya menyia-nyiakan

7:02

orang seperti kami Nah sekarang karena

7:13

tanggung jawab hal yang tidak dapat

7:15

terselesaikan maka sesuai perjanjian

7:19

sertifikat atas tanah hak milik silahkan

7:24

kalian

7:35

hai hai

7:36

hai hai

7:38

Hai pai tinggal

7:50

[Musik]

7:52

Hai dosis begitupun orang kali ini lalu

8:03

kehidupan yang harus kita jalani

8:06

Hai hokiku tidak masalah walaupun aku

8:11

harus hidup di jalanan Karena gimana

8:16

kamu tahu aku sudah terbiasa itu keras

8:23

berjuang untuk kemerdekaan Meskipun

8:28

tidak secara langsung tapi mengabdi pada

8:34

Jenderal besar menjadi kebanggaan

8:36

tersendiri

8:38

[Musik]

8:41

20 jodoh mengajarkan hukum furu' dukuhan

8:46

tentang ikhlas menjalankan hidup ini aku

8:52

akan uang Jendral Khan

8:56

Hai tapi aku kita akan gua sumpah kita

9:00

harus menyaksikan anak dan cukup itu

9:03

bicara anak sudah terbiasa menjelaskan

9:11

semimpi ketika ingin masih hanya do nang

9:19

senyap panas cukup kita bacot untuk

9:27

kemerdekaan kebebasan yang nyata aku

9:35

petikan Setia tenang cukup ini

9:43

hai hai

9:45

hai hai

UNLOCK MORE

Sign up free to access premium features

INTERACTIVE VIEWER

Watch the video with synced subtitles, adjustable overlay, and full playback control.

SIGN UP FREE TO UNLOCK

AI SUMMARY

Get an instant AI-generated summary of the video content, key points, and takeaways.

SIGN UP FREE TO UNLOCK

TRANSLATE

Translate the transcript to 100+ languages with one click. Download in any format.

SIGN UP FREE TO UNLOCK

MIND MAP

Visualize the transcript as an interactive mind map. Understand structure at a glance.

SIGN UP FREE TO UNLOCK

CHAT WITH TRANSCRIPT

Ask questions about the video content. Get answers powered by AI directly from the transcript.

SIGN UP FREE TO UNLOCK

GET MORE FROM YOUR TRANSCRIPTS

Sign up for free and unlock interactive viewer, AI summaries, translations, mind maps, and more. No credit card required.