TRANSKRIPTID

Ketika Kebocoran Gas Pestisida Meracuni 500.000 Orang dalam Satu Malam (Bhopal Disaster)

16m 42s2,101 ord397 segmentsID

FULLSTÄNDIGT TRANSKRIPT

0:00

Pada tahun 1984 terjadi kebocoran gas

0:03

beracun pada sebuah pabrik pestisida di

0:05

kota Bopal, Madya Prades, India.

0:08

Kebocoran gas ini menyebar ke seluruh

0:10

kota dan menyebabkan lebih dari 500.000

0:12

orang mengalami keracunan gas kimia

0:14

berbahaya.

0:16

Pemerintah kota awalnya mengkonfirmasi

0:18

ada 3.800 orang korban yang meninggal

0:21

secara langsung dari kejadian ini. Dan

0:23

estimasi lanjutannya menunjukkan ada

0:25

total 16.000 RB kematian yang terkait

0:27

dengan pelepasan gas ini. Sekitar 40.000

0:30

orang diperkirakan mengalami luka parah

0:32

dan menderita penyakit serius. Peristiwa

0:35

ini kemudian dikenal sebagai salah satu

0:37

bencana industri yang paling mematikan

0:39

di dunia.

0:41

Ini adalah glopal disaster.

0:50

Tahun 1969, perusahaan Amerika Union

0:53

Carbate Corporation UCC mendirikan

0:56

sebuah pabrik pestisida di Kota Bopal,

0:58

Madya Prades, India.

1:01

Pabrik cabang India ini dibuat untuk

1:03

memenuhi kebutuhan pestisida global dan

1:05

kebutuhan di India yang memang jumlahnya

1:08

besar dan terus berkembang di waktu itu.

1:10

Mengingat di tahun 1960 sampai 70-an di

1:13

India mereka sedang aktif mendorong

1:15

sektor pertanian di dalam negerinya.

1:18

Selain itu ada juga pertimbangan dari

1:20

aspek regulasi di mana saat itu India

1:23

masih sangat longgar terkait dengan

1:25

regulasi keamanan industri. Jadi, pihak

1:27

pabrik bisa lebih mudah dan lebih murah

1:30

untuk membuat pabrik dengan resiko bahan

1:32

kimia berbahaya. Dibandingkan misalnya

1:34

mereka bangun pabriknya di Amerika yang

1:37

tentu aturannya sangat ketat, mereka

1:39

harus menyesuaikan banyak hal, butuh

1:41

biaya yang lebih besar. Maka dari sini

1:44

pabrik pestisida di Bopal pun berdiri

1:46

tahun 1969.

1:50

Pada awal pendirian, pabrik ini

1:52

sebenarnya mendapat banyak penolakan

1:53

akibat lokasinya yang bersebelahan

1:56

langsung. sangat dekat dengan pemukiman

1:58

padat penduduk. Perusahaan diminta untuk

2:01

memindahkan lokasi pabriknya ke bagian

2:03

kota yang lebih jauh dari penduduk. Tapi

2:05

meskipun demikian, entah bagaimana

2:08

perusahaan ini tetap berhasil untuk

2:10

dapat persetujuan dari pemerintah kota

2:12

dan pemerintah pusat untuk bangun

2:14

pabriknya di lokasi itu.

2:21

Jadi proses yang terjadi di dalam

2:22

pabriknya untuk memproduksi pestisida

2:24

adalah seperti ini. Singkatnya ada empat

2:27

tahapan proses pembuatannya. Pertama,

2:30

prosesnya dimulai dari membuat gas

2:31

fosen, lalu diolah menjadi metil

2:34

isosianat atau MIC. Di mana MIC ini

2:37

disimpan dulu untuk stok dan kalau udah

2:39

perlu produksi, gas ini nanti akan

2:41

diolah menjadi karbaril lalu diolah

2:43

menjadi pestisida.

2:45

Yang pasti ini adalah sebuah proses

2:48

kimia yang harus dilakukan secara sangat

2:51

hati-hati ya. Karena kalau kita lihat

2:53

prosesnya ini di awal prosesnya butuh

2:56

gas fos gen. Kalau kalian ingat

2:58

pembahasan videoku sebelumnya tentang

3:00

kisahnya Frit Zber, di situ ada

3:03

pembahasan bahwa gas Fosgen ini adalah

3:06

gas yang memang dikembangkan sebagai gas

3:08

beracun di perang dunia pertama. Jadi

3:11

gasnya adalah gas yang beracun dari

3:14

awal. Kemudian gas ini diolah menjadi

3:16

MIC. Yang ini pun juga tidak kalah

3:19

berbahaya. Nah, di awal-awal pabrik ini

3:21

berdiri, dia dapat kiriman dari Amerika

3:23

langsung berupa bahan karbaril yang lalu

3:25

diolah menjadi pestisida di pabriknya.

3:28

Jadi di awal prosesnya masih singkat.

3:30

Kemudian di tahun 1977 prosesnya udah

3:33

lebih advance. Pabriknya ini enggak lagi

3:35

diberi karbaril tapi diberi bahan MIC

3:38

yang kemudian diolah menjadi karbaril

3:40

lalu diolah menjadi pestisida. Kemudian

3:42

mulai tahun 1980, pabrik ini mulai

3:45

melakukan produksi pestisida secara

3:47

penuh. Artinya dia mulai membuat dari

3:50

gas fos-nya diubah jadi MIC, jadi

3:53

karbarin, lalu jadi pestisida. Tapi

3:56

sayangnya ketika pabrik ini mulai

3:58

melakukan proses produksi yang lebih

4:00

kompleks ini, pabrik ini mulai

4:02

bermasalah,

4:03

proses pengoperasian pada pabrik ini

4:06

sangat jauh dari standar keamanan dalam

4:08

produksi bahan kimia berbahaya.

4:10

Mayoritas pekerja hanya diberi training

4:13

singkat dan saat bekerja mereka tidak

4:15

menggunakan standar APD seperti masker

4:18

atau pakaian pelindung. Beberapa kali

4:20

terjadi kebocoran gas berbahaya di

4:22

lingkungan pabrik seperti misalnya gas

4:24

MIC, gas fosgen, gas klorin, dan gas

4:27

berbahaya lainnya yang kebocoran ini

4:30

bahkan sudah beberapa kali menimbulkan

4:32

korban jiwa. Bahkan pada tahun 1982,

4:36

auditor dari perusahaan induk pabrik ini

4:38

juga sebenarnya sudah memperingatkan

4:40

tentang kemungkinan terjadinya reaksi

4:43

yang tidak terkendali pada pabrik ini.

4:45

Tapi manajemen pabrik masih mengabaikan

4:48

peringatan itu.

4:51

[Musik]

4:53

Di tahun 1980-an terjadi gagal panen dan

4:56

bencana kelaparan yang cukup besar di

4:58

India. Yang ini berdampak pada kemampuan

5:01

petani membeli pestisida. Kondisi ini

5:04

membuat permintaan pestisida di pabrik

5:06

ini semakin menurun. Dalam kondisi ini,

5:08

pabrik tetap beroperasi, tapi kapasitas

5:11

produksinya dikurangi jadi seperempat

5:13

kapasitas saja. Dan proses produksi ini

5:15

dilakukan dengan peralatan dan prosedur

5:18

keselamatan yang makin jauh di bawah

5:20

standar yang harusnya digunakan di

5:22

pabrik pusatnya di Amerika. Pemerintah

5:24

lokal sebenarnya juga menyadari ada

5:27

potensi masalah kesehatan dari pabrik

5:29

ini, tapi mereka membiarkannya.

5:32

Pihak pemerintah mereka khawatir kalau

5:35

pabrik ini tutup akan ada dampak ekonomi

5:38

yang lebih besar karena pabrik ini

5:39

memang jadi salah satu penyerap kerja

5:42

yang sangat besar di wilayah itu.

5:44

Standar keselamatan yang diabaikan dan

5:46

berbagai permasalahan yang terjadi

5:48

sebelumnya akhirnya makin membesar

5:51

hingga puncaknya terjadi pada 3 Desember

5:53

1984.

6:04

Beberapa bulan sebelum kejadian, pabrik

6:06

sedang memproduksi MIC cair untuk

6:09

disimpan di tangki penyimpanan.

6:11

Berdasarkan peraturan dari pabrik, batas

6:13

maksimal pengisian tangki penyimpanan

6:15

adalah 50% dari kapasitasnya atau

6:18

sekitar 30 ton. Tapi mereka menyimpan

6:21

dalam jumlah yang lebih besar.

6:24

Pada akhir Oktober 1984, salah satu

6:26

tangki penyimpanan yang sudah berisi 42

6:29

ton MIC cair mengalami kerusakan

6:32

sehingga MIC-nya tidak bisa dipompa

6:34

keluar. Dari sini produksi MIC di pabrik

6:37

bupal dihentikan untuk sementara waktu

6:39

untuk dilakukan perbaikan. 2 Desember

6:42

1984 dilakukan pembersihan pipa saluran

6:46

dari tangki tersebut. Tapi tanpa

6:47

disadari air masuk ke dalam tangki

6:50

penyimpanannya.

6:52

Nah, masuknya air ke dalam tangki

6:54

penyimpanan ini adalah hal yang

6:56

sangat-sangat berbahaya dan memicu

6:58

bencana. Kondisi ini ketika air masuk ke

7:01

tangki penyimpanan memicu reaksi

7:03

eksotermis. Reaksi yang menghasilkan

7:06

panas dan kemudian menyebabkan tekanan

7:08

dalam tangki ini meningkat. Tekanannya

7:11

meningkat dari yang awalnya 2 psi

7:13

menjadi 10 psi pukul 11.00 malam. Dalam

7:17

kondisi ini, dua orang karyawan senior

7:20

mereka masih mengira kalau kenaikan

7:22

tekanan ini cuma terjadi karena

7:24

kesalahan alat ukur saja. Mereka ngira,

7:27

"Ya memang alatnya udah banyak yang

7:28

rusak-rusak. Mungkin ini adalah

7:30

kesalahan alat ukur saja." Tapi ternyata

7:33

kondisinya makin memburuk.

7:36

Tak lama kemudian, para pekerja di area

7:38

pabrik mulai merasakan efek akibat

7:41

paparan gas MIC dalam jumlah kecil. Dan

7:44

mereka sudah tahu kalau ada kebocoran di

7:46

sini. Malam sudah ganti hari, udah ganti

7:49

dini hari 3 Desember 1984,

7:52

reaksi pada tangki penyimpanan mulai

7:55

meningkat dan menjadi reaksi yang tidak

7:57

terkendali. Pukul 0.40, suhu di dalam

8:00

tangki penyimpanan melonjak hingga batas

8:02

pengukuran 25 derajat dan tekanannya

8:05

naik sampai 40 psi. Tekanan ini

8:08

menyebabkan retakan pada beton di atas

8:10

tangki penyimpanan yang kondisi ini

8:13

kemudian memicu sebagian gas MIC lepas

8:15

ke udara. Konsentrasi gas MIC yang lepas

8:18

ini semakin tidak terkendali dan alarm

8:22

pun dinyalakan. Para pengerja di pabrik

8:25

langsung mulai lari-lari. Mereka

LÅS UPP MER

Registrera dig gratis för att få tillgång till premiumfunktioner

INTERAKTIV VISARE

Titta på videon med synkroniserad undertext, justerbart överlägg och fullständig uppspelningskontroll.

REGISTRERA DIG GRATIS FÖR ATT LÅSA UPP

AI-SAMMANFATTNING

Få en omedelbar AI-genererad sammanfattning av videoinnehållet, nyckelpunkter och slutsatser.

REGISTRERA DIG GRATIS FÖR ATT LÅSA UPP

ÖVERSÄTT

Översätt transkriptet till över 100 språk med ett klick. Ladda ner i valfritt format.

REGISTRERA DIG GRATIS FÖR ATT LÅSA UPP

MIND MAP

Visualisera transkriptet som en interaktiv mind map. Förstå strukturen med ett ögonkast.

REGISTRERA DIG GRATIS FÖR ATT LÅSA UPP

CHATTA MED TRANSKRIPT

Ställ frågor om videoinnehållet. Få svar från AI direkt från transkriptet.

REGISTRERA DIG GRATIS FÖR ATT LÅSA UPP

FÅ UT MER AV DINA TRANSKRIPT

Registrera dig gratis och lås upp interaktiv visning, AI-sammanfattningar, översättningar, mind maps och mer. Inget kreditkort krävs.

    Ketika Kebocor… - Fullständigt Transkript | YouTubeTranscript.dev