Aqidah 001: Urgensi Mempelajari Aqidah - Ustadz Muhammad Romelan, Lc., M.Ag.
完整文本记录
para
santri mahad bias yang dirahmati Allah
bersyukur kepada Allah
kita bermajelis ilmu
mudah-mudahan majelis kita diberkahi Allah
majelis yang mendatangkan ilmu yang bermanfaat
amal yang sholeh
dimudahkan untuk istiqomah di atas kebaikan
dan meraih akhir yang khusnul khotimah
saudara saudariku yang dirahmati Allah
kita
kaji bersama
bahasan
aqidah
tauhid kepada Allah subhanahu wa ta'ala
perkara yang paling penting dalam kehidupan kita
ilmu yang paling penting yang harus kita pelajari
tatkala Rasulullah shallallahu alaihi wasallam
mengutus sahabat Muadz Bin Jabal radhiyallahu anhu
Beliau berwasiat
إِنَّكَ تَأْتِي قَوْمًا أَهْلَ الْكِتَابِ
فَلْيَكُنْ أَوَّلَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ شَهَادَةُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ
وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ
sesungguhnya engkau akan mendatangi
ahlul kitab
maksudnya penduduk yang ada di Yaman
maka jadikanlah
dakwah yang pertama kali engkau serukan kepada mereka
agar mereka bersaksi bahwa tidak ada Tuhan
yang benar untuk disembah
kecuali Allah subhanahu wa ta'ala
dan bahwa Muhammad
adalah utusan Allah subhanahu wa ta'ala
فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوكَ لِذَلِكَ
فَعَلِّمْهُمْ أَنَّ اللَّهَ افْتَرَضَ عَلَيْهِمْ خَمْسَ صَلَوَاتٍ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ
jika mereka mentaati engkau
dalam perkara
bersaksi dengan dua kalimat syahadat
maka ajarkanlah kepada mereka
sesungguhnya Allah subhanahu wa ta'ala mewajibkan
shalat 5 waktu dalam sehari semalam
saudara saudariku yang dirahmati Allah
di dalam hadis ini
kita bisa pelajari bersama
urgensi dan betapa
pentingnya kita
mempelajari aqidah yang benar
tauhid kepada Allah subhanahu wa ta'ala
di mana
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam perintahkan
Muadz bin Jabal radhiyallahu anhu
pertama kali yang diserukan kepada mereka agar
mentauhidkan Allah subhanahu wa ta'ala
agar mereka memiliki aqidah yang lurus
aqidah yang benar
di mana
setelah mereka memahami kewajiban tauhid kepada Allah
baru kemudian diajarkan shalat
kewajiban shalat sehari semalam
5 kali
demikian keutamaan
dan urgensi daripada mempelajari aqidah
tauhid kepada Allah subhanahu wa ta'ala
Rasulullah shallallahu
alaihi wasallam berdakwah selama
23 tahun
di mana Beliau
alaihissalam memulai dakwah dengan tauhid
kepada Allah
mengajarkan aqidah yang lurus
sepanjang perjalanan dakwahnya
pun demikian
mengajarkan tauhid kepada Allah subhanahu wa ta'ala
aqidah yang lurus
dan di akhir
dakwah Beliau
demikian juga Nabi shallallahu alaihi wasallam
selalu
mengingatkan kepada umatnya akan tauhid kepada Allah
dan bahaya syirik kepada Allah subhanahu wa ta'ala
saudara saudariku yang dirahmati Allah
tatkala kita mempelajari
aqidah yang lurus
aqidah yang benar
kita akan memahami
betapa pentingnya
ilmu aqidah
ilmu tauhid kepada Allah subhanahu wa ta'ala
di mana semua amal kita
dibangun di atas aqidah yang benar
di atas tauhid kepada Allah subhanahu wa ta'ala
sebanyak apapun amal kita tanpa tauhid
kepada Allah subhanahu wa ta'ala
maka tidak akan diterima oleh Allah subhanahu wa ta'ala
kita bisa lihat di dalam surat az zumar ayat 65
لَىِٕنْ اَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ
jika engkau berbuat syirik
maka sungguh amalmu akan gugur
dan engkau termasuk dari orang-orang yang merugi
demikian pula di dalam surat al an'am ayat 88
وَلَوْ اَشْرَكُوْا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
seandainya mereka berbuat syirik kepada Allah
maka sungguh
apa yang sudah mereka kerjakan akan gugur
saudara saudariku yang dirahmati Allah
para santri mahad bias rahimakumullah
tauhid kepada Allah subhanahu wa ta'ala adalah pondasi
dasar
bahkan perkara yang paling penting dari semua perkara
yang paling penting
perkara yang mendasari
diterima dan tidaknya amal kita
sebanyak apapun
sebagus apapun amal kita
tanpa dibangun di atas tauhid kepada Allah
maka sungguh
tidak akan diterima oleh Allah subhanahu wa ta'ala
di dalam surat an nisa
ayat 48
Allah berfirman
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُۚ
sesungguhnya Allah
subhanahu wa ta'ala tidak akan mengampuni dosa syirik
dan Allah akan mengampuni dosa selain syirik
bagi yang dikehendaki Allah subhanahu wa ta'ala
saudara saudariku yang dirahmati Allah
seorang yang mati dalam keadaan membawa
syirik kepada Allah
maka sungguh tidak akan diampuni oleh Allah
berbeda dengan seorang yang mati dalam keadaan membawa
dosa-dosa selain syirik
bahkan sampai pun dosa-dosa besar
masih ada harapan
Allah subhanahu wa ta'ala
mengampuni dosa-dosa tersebut
selama itu bukan dosa
syirik kepada Allah
saudara saudariku yang dirahmati Allah
aqidah yang benar
tauhid kepada Allah subhanahu wa ta'ala
tatkala kita
mempelajarinya
sungguh kita akan sampai pada
pemahaman kita bahwa
tauhid kepada Allah
aqidah yang lurus
adalah ajaran para nabi dan para rasul alaihissalam
semua nabi dan rasul mengajarkan
kepada umatnya untuk bertauhid kepada Allah
untuk beraqidah
dengan aqidah yang benar
aqidah yang lurus
di dalam surat an nahl ayat 36
Allah berfirman
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِيْ كُلِّ اُمَّةٍ رَّسُوْلًا اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ
وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوْتَۚ
dan sungguh telah kami utus pada setiap umat
seorang rasul
اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوْتَۚ
agar mereka menyembah Allah
dan meninggalkan thaghut
meninggalkan sesembahan
selain Allah subhanahu wa ta'ala
saudara saudariku yang dirahmati Allah
seorang yang mempelajari aqidah yang benar
maka ia bisa menjaga
aqidahnya dari
berbagai macam
penyimpangan dalam aqidah
terkait dengan kesyirikan kepada Allah
terkait dengan bid'ah
demikian juga berbagai macam
penyimpangan di dalam aqidah
terjaga tatkala ia memahami aqidah yang benar
aqidah yang lurus
tauhid kepada Allah subhanahu wa ta'ala
saudara saudariku yang dirahmati Allah
seorang yang
berilmu tentang aqidah yang benar
sungguh ada di dalam hatinya
rasa takut kepada Allah subhanahu wa ta'ala
karena ilmu yang sedang dipelajari adalah ilmu
tentang Allah subhanahu wa ta'ala
kita memahami bagaimana
Allah subhanahu wa ta'ala
dengan sifat-sifat rububiahnya
dengan sifat-sifat uluiyahnya
demikian juga al asma wa sifat
seorang mengetahui Allah subhanahu wa ta'ala
Maha mengawasi Allah Maha melihat
Allah Maha mendengar
maka seorang yang
beraqidah dengan benar
bertauhid kepada Allah
sungguh ia akan
takut kepada Allah
mengantarkan seorang
untuk benar-benar menjauhkan
dari dosa dan maksiat
takut kepada Allah subhanahu wa ta'ala